3 Pendaki Gunung Tampomas Ditemukan Tewas di Tenda, Dugaan Sementara Akibat Hipotermia

0
321
3 Pendaki Gunung Tampomas Ditemukan Tewas

Tiga pendaki remaja ditemukan tewas di dalam tenda pada kawasan Gunung Tampomas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu, 3 Maret 2019. Mereka tewas diduga akibat terserang hipotermia atau kedinginan.

Juru Bicara BASARNAS Bandung, Joshua Banjarnahor mengungkapkan, ketiga korban yang belum teridentifikasi itu pertama kali ditemukan dalam keadaan meringkuk seperti menahan dingin.

“Korban meninggal dunia dikarenakan hipotermia, korban diperkirakan berumur belasan tahun, posisi korban meringkuk sambil menahan kedinginan,” ujar Joshua.

Ia mengungkapkan, BASARNAS Bandung menerima laporan adanya tiga pendaki tersambar petir, Minggu siang, kemudian tim gabungan menuju lokasi kejadian untuk membantu evakuasi korban tersebut.

Hasil pemeriksaan pada lokasi kejadian, ditemukan tiga remaja terbujur kaku di tenda dengan pakaian basah, kemudian tim gabungan mengevakuasi para pendaki tersebut.

Lihat Juga:  Resep Mini Strawberry Cheese Cake

“Info yang kita dapat dari tim di lapangan korban terbujur kaku di dalam tenda,” ujarnya.

Ia menuturkan, bahwa ketiga korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang untuk dilakukan pemeriksaan lanjut termasuk mencari tahu identitasnya.

“Basarnas, akan bekerjasama dengan pihak DVI (Disaster Victim Identification) kepolisian guna mengetahui penyebab kematian tiga pendaki tersebut.” Kata dia.

Joshua juga mengimbau kepada para pendaki gunung untuk terlebih dahulu mempersiapkan diri yakni selain fisik yang prima juga harus ditunjang dengan  perlengkapan peralatan keselamatan berada di alam bebas yang memadai.

 

Proses evakuasi jenazah oleh tim SAR di Gunung Tampomas Sumedang. (Foto: dokumentasi Basarnas Jabar)

“Apalagi saat musim hujan, ancaman terserang hipotermia cukup tinggi dan bisa menyerang para pendaki yang berada di ketinggian atau pegunungan.” ujarnya

Lihat Juga:  Tetap Bisa Liburan Keluar Negeri Walau Dolar Lagi Naik? Simak Tipsnya

“Potensi terkena hipotermia akan meningkat ketika pendaki juga mengenakan pakaian basah, kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali,” lanjutnya.

Antisipasi Dan Penanganan Jika Terserang Hipotermia

Joshua juga berucap, upaya antisipasi dan penanganan jika terserang hipotermia dengan membawa korban ke dalam tenda agar terhindar dari hembusan angin dan bisa menghangatkan tubuh sesegera mungkin.

Selanjutnya korban harus bergegas mengganti baju yang basah, lalu masuk ke dalam SB (sleeping bag) untuk menjaga panas tubuh yang tersisa agar tidak terus turun, kemudian bisa melakukan berbagi panas tubuh dengan cara memegang tangan atau berpelukan satu samalain. HMC