4 Tips Perawatan Pasca Melahirkan. Ibu Hamil Wajib Tau Ini

36
Masa Penting Seputar Menyusui

4 Tips Perawatan Pasca Melahirkan, masa kehamilan telah dilewati, demikian juga
proses kelahiran yang penuh dengan perjuangan.

Ibu butuh tidur dan beristirahat setelah mengalami kelelahan fisik akibat kehamilan dan proses kelahiran.

Tubuh halnya dengan ibu juga akan kembali mengalami perubahan, namun belum sepenuhnya bisa kembali seperti semula saat sebelum hamil.

Sama halnya saat berada di masa kehamilan, masa menyusui juga membutuhkan perawatan.

Berikut adalah 4 Tips Perawatan Pasca Melahirkan yang sebaiknya dilakukan.

1. Memperhatikan Nutrisi

ASI adalah makanan utama bagi bayi yang baru lahir hingga di usia 6 bulan kehidupannya. Selama masa menyusui, biasanya ibu akan memproduksi ASI sebanyak + 800-850 ml per hari.

Pada umumnya, dalam 100 gram ASI terkandung kalori sebesar 60 kal dan protein sebesar 1,2 gram. Komponen nutrisi tersebut berasal dari sari makanan yang dikonsumsi oleh ibu. Setidaknya, selama menyusui ibu membutuhkan asupan kalori sekitar 2.900 kka lebih besar dibandingkan pada masa kehamilan yang hanya sekira 2.500 kkal.

Penuhilah nutrisi dengan makanan yang mengandung gizi seimbang seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, juga  sumber makanan yang mengandung protein baik nabati maupun hewani.

Aturlah pola makan dengan baik, jangan membatasi diri karena khawatir gagalnya program penurunan berat badan. Perhatikan juga pemilihan bahan makarnan dan olahlah dengan
cara yang tepat. Terpenuhinya nutrisi ibu saat menyusui juga akan berdampak positif bagi ASI yang diproduksi untuk bayi.

2. Merawat Vagina

Saat ibu melakukan proses persalinan secara normal, tentu saja vagina merupakan salah satu organ yang telah  “bekerja keras”. Terlebih jika proses persalinan itu dilakukan penguntingan atau episiotomi. Setelah itu, bidan atau dokter akan kembali menjahit guntingan tersebut.

Bagi ibu yang tidakmengalami episiotomi, perawatan vagina cukup dilakukan dengan membersihkannya menggunakan air bersih. Sementara itu, yang mengalami episiotomi, berikut ada beberapa cara yang dapat dilakukan.

a. Gunakanlah pakaian dalam yang berbahan lembut, menyerap keringat, dan nyaman (tidak terlalu ketat). Jagalah kebersihannya dengan mengganti pakaian dalam jika mulai terasa lembap.

b.Saat buang air kecil, bersihkan vagina dengan cara dari depan ke belakang. Hal tersebut berguna agar vagina terhindar daribakteri yang berasal dari anus.

c. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Proses buang air besar (BAB) akan menjadi lancar dan tidak keras sehingga ibu terhindar dari rasa sakit berlebihan saat BAB.

d. Hindari aktivitas berlebihan pada minggu-minggu pertama pascamelahirkan, seperti mengangkat atau membawa barang berat, berjalan kaki terlalu lama atau jauh. Perbanyaklah untuk istirahat.

3.  Merawat Payudara

Pascapersalinan payudara harus tetap dirawat dengan baik. Perawatannya cukup dengan membersihkannya dengan air bersih dan melakukan pengurutan. Pengurutan dapat dilakukan
dengan menggunakan minyak kelapa atau minyak zaitun.

Selain itu, gunakan BH khusus untuk ibu menyusui, dengan bahan yang menyerap keringat, mampu menyangga payudara dengan baik, dan tidak terlalu sempit.

Hal tersebut akan mempermudah dan membuat ibu merasa lebih nyaman saat menyusui bayi. Payudara yang sehat dan terawat dengan baik mampu melancarkan produksi ASI.

4. Memperhatikan Aktivitas Harian

Di masa-masa awal pascapersalinan, sebaiknya minta bantuan orang lain, seperti suami atau ibu untuk melakukan aktivitas harian yang berat.

Kondisi fisik ibu masih lemah dan belum begitu stabil. Pada minggu-minggu selanjutnya saat
kondisi ibu telah pulih, aktivitas harian bisa dilakukan kembali, tetapi tetap harus memperhatikan kondisi fisik ibu.

Saat mulai merasa lelah, sebaiknya ibu tidak memaksakan diri dan perbanyak untuk beristirahat. Kondisi fisik ibu yang tidak fit dapat memengaruhi aktivitas menyusui ibu dan kualitas ASI-nya.