Demi Rakyat: Anggota Dewan Yang Kebelet Wawancara

0
56

Suatu ketika di salah satu ruangan di gedung MPR/DPR. Salah seorang anggota dewan yang baru diangkat, tampak masih lugu, canggung dan serba kikuk. Rupanya dia adalah wakil dari daerah yang dikirim ke pusat dan belum pernah bekerja atau punya ruangan yang super megah. Beberapa saat kemudian, ada orang yang mengetuk pintu ruangannya. Setelah dibuka, berdiri dihadapannya 2 pemuda dengan kopor besar dan segulungan kabel.

“Wah…, ini pasti kru wartawan TV yg mau mewawancarai aku nih…”, gumannya dalam hati.

Agar terlihat berwibawa dan membela rakyat, sambil melihat jam dan mengangkat telepon dia berkata: “Maaf yah tunggu sebentar, saat ini saya harus menghubungi ketua fraksi untuk melaporkan beberapa hasil sidang hari ini…” Lalu, selama beberapa puluh menit dia menelpon dan terlibat perbincangan tingkat tinggi, sambil sesekali menyebut ‘demi rakyat’ atau ‘kepentingan rakyat’ keras-keras.

Lihat Juga:  Salah Paham: Ibu Hamil, Tukang Tagih Listrik Dan Sebatang Lilin

Setelah dirasa cukup, sambil meletakan gagang telepon dia berkata pada dua orang tamunya itu. “Nah, wawancara bisa kita mulai sekarang…” Kedua pemuda itu tampak bingung lalu berpandangan satu sama lain. Akhirnya salah satunya berkata: “Maaf pak…, kami adalah teknisi telepon datang kesini mau memasang saluran telepon bapak…”