Masa Penting Seputar Menyusui Dan Pentingnya ASI Bagi Bayi

14
Masa Penting Seputar Menyusui

Masa Penting Seputar Menyusui, masa kehamilan selama kurang lebih 9 bulan telah berhasil
kita lewati dengan baik. Persalinan yang menguras energi juga telah berhasil kita lalui.

Kini, ada bayi di dalam dekapan kita. Bayi yang sebelumnya hanya dapat kita rasakan gerakannya di dalam rahim, kini telah siap menjalani kehidupan yang baru.

Langkah selanjutnya adalah masa menyusui. Sebagai seorang wanita, sudah menjadi kodrat untuk melakukan kegiatan tersebut.

Masa menyusui adalah masa untuk mengeluarkan sesuatu yang sangat berharga untuk bayi, yakni ASI.

ASI adalah makanan terbaik bagi bayi yang mampu memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuhnya selama 6 bulan pertama.

ASI diproduksi atas hasil kerja gabungan antara hormon dan refleks. Selama masa kehamilan, terjadilah perubahan pada hormon yang berfungsi menyiapkan jaringan kelenjar susu untuk memproduksi ASI.

Lebih dari 200 unsur-unsur pokok yang terkandung di dalam ASI, seperti karbohidrat, zat putih telur, lemak, vitamin, mineral, faktor pertumbuhan, hormon, enzim, zat kekebalan, dan sel darah putih.

Kandungan zat-zat penting yang terdapat di dalam ASI memiliki keseimbangan biokima yang proposional sehing tidak mungkin sama dengan buatan manusia.

Kapankah ASI bisa mulai diberikan? Jawabannya adalah sesegera mungkin. Kita tentu sudah pernah mendengar tentang kolostrum, yaitu jenis susu yang diproduksi pada tahap akhir kehamilan dan di periode awal setelah melahirkan.

Kolostrum berwarna kekuningan dan kental. Nutrisi yang terkandung didalam kolostrum mirip dengan nutrisi yang diterima bayi saat masih berada di dalam kandungan.

Kolostrum juga disebut cairanemas yang unik karena mengandung antibodi, protein, dan mineral. Dalam waktu 72 jam pertama setelah proses melahirkan,payudara akan memproduksi kolostrum.

Jumlah kolostrum memang tidak banyak. Kolostrum hanya tersedia selama beberapa hari, yaitu hari pertama sampai hari ketiga atau keempat.

Volume kolostrum antara 150-300ml/24 jam. Menyusui atau tidak menyusui, kolostrum tetap ada. Setelah itu, baru keluar susu peralihan.

Kolostrum mengandung protein lebih banyak dibandingkan dengan ASI matang (mature), yaitu mengandung zat antiinfeksi 10-17 kali lebih banyak.

Nah, jika ibu ingin melakukan inisiasi menyusui dini (IMD), sedari awal berkonsultasilah kepada dokter atau bidan yang akan menangani persalinan ibu nanti.

Sama halnya dengan ibu hamil, ibu menyusui juga membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi untuk fisiknya, yang tentu saja akan memengaruhi produksi ASI.

Selain itu, kondisi psikis ibu juga tidak kalah pentingnya karena juga dapat memengaruhi produksi ASI.

Saat ibu dalam kondisi yang bahagia, tenang, dan nyaman, produksi ASI akan berlimpah, juga kualitasnya akan menjadi lebih baik.

ASl akan diproduksi sesuai dengan permintaan. Selama ini banyak anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa ASI akan berkurang.

Saat bayi membutuhkan ASI sebanyak 100 cc maka ASI akan memproduksi 100 cC. Dengan begitu, jangan merasa takut bahwa ASI tidak akan mampu mencukupi kebutuhan bayi.

Kemungkinan hanya 1 dari 1.000 wanita yang tidak dapat menyusui Oleh karena itu, ibu harus merasa yakin bahwa ia mampu menyusui bayinya. Itulah Masa Penting Seputar Menyusui, semoga bermanfaat.