Perubahan Fisik Dan Psikis Dimasa Kehamilan

39
Perubahan Fisik Dan Psikis Dimasa Kehamilan

Perubahan Fisik Dan Psikis Dimasa Kehamilan, kehamilan akan mengakibatkan terjadinya perubahan secara fisik. Perubahan yang biasa dirasakan untuk pertama kali tentu akan membesarnya rahim sekira 1 cm pada setiap minggunya.

Bentuk rahim yang normal adalah sebesar buah avokad yang pipih dengan berat 30-50 gram. Rahim merupakan tempat yang nyaman bagi bayi kita sebelum ia dilahirkan ke dunia.

Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, otomatis juga akan mengakibatkan kondisi rahim semakin membesar, sesuai dengan perkembangan bayi yang sedang dikandungnya.

Pada kehamilan manusia, masa kehamilan terbagi menjadi tiga periode triwulan. Periode tersebut memberikan kemudahan untuk mengamati tahap berbeda dari perkembangan janin.
Berikut perubahan yang terjadi pada ibu hamil di setiap periodenya.

1. Perubahan Fisik selama Masa Kehamilan 

a. Trimester pertama kehamilan

Masa 1 hingga 13 minggu atau 3 bulan pertama masa kehamilan, disebut dengan trimester pertama kehamilan. Pada usia kehamilan tersebut, perubahan yang mungkin terjadi pada
fisik adalah terjadinya penurunan berat badan.

Hal tersebut diakibatkan oleh adanya gangguan kesehatan berupa rasa pusing, mual, bahkan muntah. Gejala-gejala tersebut nantinya yang akan memengaruhi pola makan. Apabila hal tersebut terjadi, sebaiknya

mengonsumsi makanan dengan porsi kecil, tetapi dengan intensitas yang sering. Makanan tersebut harus memiliki kandungan protein, zat besi, dan kalsium yang tinggi

Gangguan yang terjadi masa trimester pertama ini, dapat mengakibatkan tubuh terasa menjadi lebih lemah dan lesu. Sebaiknya beristirahatlah yang cukup.

Jika ingin berolahraga, cukup dengan melakukan jalan kaki selama kurang lebih 20 menit
untuk menyehatkan jantung, atau bisa juga dengan berenang dan bersepeda sekitar 15 menit sebanyak tiga kali seminggu. Aktivitas tersebut tergantung dari kondisi fisik ibu hamil.

Selanjutnya, pada trimester partama ini mulai terjadi perubahan pada ukuran payudara. Untuk itu, pilihlah bra yang khusus digunakan untuk wanita hamil dan menyusui.

Gunakan bra dengan ukuran satu nomor di atas dari bra yang biasa kita gunakan sewaktu belum hamil. Hal itu dikarenakan payudara akan terus membesar hingga masa menyusui kelak.

b. Trimester kedua kehamilan

Trimester kedua kehamilan berlangsung dari minggu ke-14 hingga minggu ke-26. Pada trimester ini, organ-organ janin mulai mature atau matang.

Kondisi perut ibu hamil juga akan terlihat semakin membesar. Pada masa ini, morning sickness biasanya tidak terasa lagi. Ibu hamil tidak mengalami gangguan makan lagi.

Di saat seperti inilah ibu bisa mencoba variasi makanan yang mengandung cukup protein, kalsium, dan zat besi.

Jadi, tidak heran jika pada masa ini berat badan ibu hamil mulai mencapai setengah dari total kenaikan berat.  Hal tersebut juga dapat disebabkan oleh kondisi pinggang dan pinggul yang menebal.

Saat kondisi perut semakin membesar, frekuensi buang air kecil juga semakin meningkat karena tekanan uterus pada kandung kemih. Pada trimester kedua ini akan terjadi perubahan
pada kulit dan rambut.

Kulit wajah ibu hamil akan berubah menjadi cokelat kekuningan atau yang biasa disebut kloasma. Tahi lalat yang terdapat pada tubuh akan terlihat membesar dan warnanya bertambah gelap.

Selain itu, terjadinya perubahan dalam pembuluh darah yang terlihat sangat jelas. Terdapat jalinan garis ungu membentang di dada dan panjang paha. Keluhan seperti varises dan wasir mulai terjadi.

c. Trimester ketiga kehamilan

Trimester ketiga merupakan trimester yang terakhir. Trimester terakhir yang dimulai pada minggu ke-27 hingga 40 ini adalah masa yang sangat mendebarkan karena akan semakin dekatnya waktu kelahiran.

Pada masa ini, tetaplah menjaga pola makan. Makanlah dalam porsi yang kecil, sedikit-sedikit, tapi dengan intensitas yang sering. Perbanyaklah minum air mineral.

Apabila berat badan ibu hamil mulai mengalami kenaikan yang tinggi, sangat dianjurkan untuk mengurangi makanan yang banyak mengandung karbohidrat.

Sebaiknya, konsumsilah makanan berupa sayuran dan buah-buahan segar, agar terhindar
dari keluhan sembelit.

Pada bulan kesembilan, biasanya posisi bayi mulai tetap dengan kepala di bawah serta posisi tangan dan kaki menekuk di dada.

Beristirahatlah dengan cukup, lakukan jalan santai setiap hari untuk menyeimbangkan kesehatan, dan teruskan latihan kegel-nya.

2. Perubahan Psikis Selama Masa Kehamilan

Perubahan psikis pada ibu hamil selama masa kehamilan dapat terjadi seiring dengan perubahan fisik. Perasaan tidak nyaman akan kondisi fisik dapat memengaruhi emosi ibu hamil.

Terlebih jika mengalami berbagai keluhan gangguan kesehatan. Akan tetapi, bagaimanapun kebahagiaan yang dirasakan akan semakin memuncak.

Tidak bisa dibayangkan bagaimana bahagianya saat kelak melihat bayi tersebut telah lahir.

Ternyata tidak hanya kebahagiaan yang akan melingkupi ibu hamil, tetapi ada juga yang merasakan kekhawatiran.

Banyak kekhawatiran yang sering meliputi ibu hamil, di antaranya kemungkinan bayinya tidak normal, khawatir terhadap kemungkinan kecantikannya akan memudar, terlebih dengan
kondisi badan yang tidak selangsing dulu (membesar), dan masih banyak lagi.

puncaknya saat semakin bertambahnya usia kehamilan dan semakin dekatnya dengan proses persalinan, dapat menimbulkan kekhawatiran atau ketakutan tersendiri bagi ibu hamil.

Walaupun persalinarn adalah sebuah proses alami dan sudah menjadi kodrat bagi seorang wanita. Lalu, apa yang harus dilakukan? Cukup dengan adanya keyakinan bahwa kita akan mampu melewati seluruh proses kehamilan ini dengan baik dan sehat.

Tentu saja dengan melakukan upaya menjaga kehamilarn secara maksimal. Berdoa,
menjaga kesehatan, dan lakukan kontrol rutin ke dokter kandungan atau bidan.

Hal-hal tersebut bertujuan untuk mengontrol dan memperkecil risiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan bayi yang dikandungnya.

Satu yang sama pentingnya ialah lingkungan. Lingkungan juga menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi kondisi psikis ibu hamil, terutama suami, keluarga (biasanya yang paling terpenting adalah ibu), dan teman-teman terdekatnya.

Bagaimanapun, ibu hamil membutuhkan dukungan, kasih sayang, rasa tenteram, selama menjalani proses kehamilan ini. Hal tersebut tidak semata bermanfaat bagi ibu hamil saja, melainkan juga bayi yang sedang dikandungnya.

Demikin Perubahan Fisik Dan Psikis Dimasa Kehamilan, semoga bermanfaat, dan tetap semangat menanti kehadirannya.