Pura Besakih Tetap Dibuka Walau Gunung Agung Erupsi

0
238

Walau Terkena Dampak erupsi Gunung Agung, Pura Besakih masih saja beroperasi. Wisatawan pun baik domestik maupun mancanegara banyak yang datang untuk mengabadikan Gunung Agung melalui tempat ini.

Dari pantauan, pura terbesar di Bali yang terletak di Desa Besakih, Kec. Rendang Karangasem itu tidak ada penutupan.

“Sejak meletus Senin lalu, kita tidak pernah melakukan penutupan. Bahkan sejak sebulan sebelumnya yang erupsi itu kita tetap melayani pesembahyangan dan wisatawan” ujar Wayan Ngawit, Manager Operasional Pengelola Pura Besakih, kepada detikTravel, Kamis (5/7/2018).

Pura Besakih ini berjarak 5 kilometer dari puncak Gunung Agung. Jarak ini masih tergolong cukup aman, sebab PVMBG merekomendasikan jarak minimal bahaya erupsi Gunung Agung berada di radius 4 kilometer.

Lihat Juga:  Simak Tips Aman Untuk Wisatawan Lombok Setelah Rentetan Gempa Yang Melanda

Dari Pantauan detikTravel, hari Kamis (5/7/2018), wisatawan lokal dan mancanegara terlihat mengunjungi Pura tersebut. Mereka seakan tidak menghiraukan adanya bahaya erupsi Gunung Agung. Bahkan bagi mereka, erupsi Gunung Agung menjadi daya tarik tambahan saat mengunjungi pura Besakih.

“Momen erupsi menjadi daya tarik ketika kita sempat mengambil foto dengan berlatar belakang Pura. Sementara dibelakang Pura terlihat erupsi Gunung Agung,” kata Jan Piere, turis dari Perancis kepada detikTravel, Kamis (5/7/2018).

Jan Piere mengaku tidak khawatir adanya kabar erupsi Gunung Agung. Karena hal itu juga merupakan peristiwa alam yang perlu untuk diabadikan.
“Saya belum tentu dapat mengabadikan momen erupsi di tahun-tahun berikutnya,” ujarnyanya.

Lihat Juga:  Pendaki Ini di Hukum Akibat Petik Edelweis di Gunung Merbabu!

Hal yang senada diucapkan Hendra Suhendra, salah satu turis domestik asal Jawa Barat. Momen langka erupsi Gunung Agung tidak dapat kita ulang ditahun-tahun berikutnya. Dia bersama ke empat rekannya, sengaja berlibur ke Puri Besakih agar dapat mengabadikan momen erupsi itu.

“Tahun lalu saya belum sempat datang ke sini. Sekitar bulan November lalu kan ada sempat erupsi. Tapi batal ke sini. Ya akhirnya baru sempat hari ini,” katanya.

Sumber travel.detik.com