Tanda-Tanda dan Gejala Awal Kehamilan Yang Harus Kamu Tau

61
Tanda-Tanda dan Gejala Awal Kehamilan

Tanda-Tanda dan Gejala Awal Kehamilan, Saat mengetahui bahwa dirinya sedang hamil adalah saat-saat yang tidak akan pernah terlupakan bagi seorang wanita.

Adapun tanda dan gejalanya akan berbeda-beda pada masing-masing wanita hamil. Ada wanita yang dapat merasakan gejala pada awal-awal kehamilan.

Ada yang baru merasakan setelah kehamilan menginjak beberapa minggu, bahkan ada yang sama sekali tidak memiliki gejala kehamilan dini.

Umumnya Tanda-Tanda dan Gejala Awal Kehamilan, seperti dibawah ini:

– Tidak mendapatkan haid/menstruasi

Tanda pertama awal kehamilan yang pasti adalah tidak terjadinya menstruasi pada waktunya, yang secara medis dikenal dengan istilah amenomhoea.

Kehamilan merupakan alasan utamakenapa tidak terjadi menstruasi, walaupun bukanlah menjadi satu-satunya alasan. Alasan lain terjadinya menstruasi bisa dikarenakan stres atau terkena gangguan kesehatan (penyakit) pada organ reproduksi.

Jadi, sebaiknya tidak langsung menganggap bahwa kita sedang dalam kondisi hamil saat tidak
mendapatkan menstruasi. Ada baiknya untuk melakukan tes kehamilan terlebih dahulu.

Baca Juga:  Fakta Penting Tentang ASI yang Perlu Ibu Tahu

– Merasakan mual dan muntah

Di bulan-bulan pertama kehamilan, ibu hamil merasa mual dan muntah di pagi hari atau yang biasa disebut dengan morning sickness.

Namun, ada juga ibu hamil yang mengalaminya setiap waktu. Mual dan muntah diperberat oleh makanan yang baunya menusuk dan juga emosi ibu hamil yang tidak stabil.

Penyebab dari mual dan muntah ini adalah terjadinya perubahan hormonal yang dapat memicu bagian dari otak yang mengontrol mual dan muntah.

– Frekuensi buang air kecil meningkat

Frekuensi buang air kecil yang meningkat biasanya terjadi di awal kehamilan dan akan berkurang saat kehamilan menginjak usia 12 minggu.

Namun, dapat timbul kembali setelah masa kehamilan menginjak 28 minggu. Hal tersebut terjadi karena danya perubahan hormonal.

Baca Juga:  Chow Yun Fat Tak Mau Punya Anak dan Sumbangkan Rp10T untuk Amal

Selain itu, rahim yang semakin membesar mengakibatkan terjadinya tekanan pada kandung
kemih.

– Sembelit

Gejala ini umumnya dialami oleh 50% wanita yang sedang mengandung. Sembelit terjadi karena adanya peningkatan pada hormon progesteron yang menyebabkan kontraksi usus menjadi lebih pelan dan makanan lebih lambat melalui saluran pencernaan.

– Mengidam

Secara ilmiah, mengidam belum diketahui mengapa rasa seperti ini dapat timbul. Namun, pada bulan-bulan pertama kehamilan.

kebanyakan wanita hamil akan merasakan keinginan untuk mengonsumsi makanan-makanan tertentu, yang biasanya tidak diinginkannya saat sebelum hamil.

Terjadinya perubahan pada selera bisa jadi karena timbulnya rasa tidak enak pada mulut.
Nyeri pada payudara.

– Nyeri pada payudara

Payudara terasa nyeri, keras, dan sensitif dengan sentuhan karena payudara menjadi lebih besar dan kencang (mastodinia).

Baca Juga:  8 Asupan Gizi Wajib untuk Ibu Hamil

Bagian puting susu juga membesar dan berubah warna menjadi lebih gelap, kadang-kadang bisa terasa gatal. Biasanya tanda ini muncul dalam waktu 1-2 minggu setelah pembuahan (konsepsi).

Perubahan tersebut sebagai tanda bahwa payudara tengah mempersiapkan produksi ASI yang dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron.

– Mudah lelah, lemas, dan pusing bahkan pingsan

Terjadinya pelebaran pembuluh darah saat kehamilan atau kadar darah yang rendah, dapat memicu terjadinya mudah lelah, lemas, dan pusing, bahkan pingsan.

– Rasa kantuk yang berlebihan

Rasa kantuk yang berlebihan bukan dikarenakan kelelahan,melainkan rasa kantuk tersebut tetap ada kendati telah tidur dan beristirahat dengan cukup.

Rasa kantuk yang berlebihan tersebut terjadi karena adanya perubahan hormonal selama proses kehamilan.

Ibu dari satu anak yang doyan makan kapurung, tapi gak doyan makan ati.