Tempat Wisata di Italia Jadi Sepi Karne Virus Corona

71
tempat wisata di italia sepi karena virus corona

Beberapa spot wisata di Italia yang kerap ramai didatangi oleh pengunjung mendadak jadi sepi, jalanan kota pun tidak lagi dipadati oleh aktivitas kendaraan yang hilir mudik.

Kondisi seperti ini adalah hal yang pertama terjadi di Italia dikarenakan sebagian daerah di negara itu diisolasi karena ancaman virus COVID-19 atau yang lebih akrab di kenal sebagai birus Corona.

Ada Sebuah rekaman video yang menampilkan tempat-tempat wisata yang biasanya selalu ramai didatangi oleh turis seperti Katedral Milan dan Colosseum Roma, mendadak jadi sepi wisatawan.

Bahkan tak heran jika beberapa orang menjuluki lokasi tersebut sebagai “kota hantu”.

Hal yang sama juga terjadi di kota Venesia, kota yang kerap dibanjiri wisatawan dari seluruh dunia itu saat ini hampir sepi.

Tak ada kerumunan orang lagi yang terlihat di St Mark’s Square. di mana di St Mark’s Basin itu sendiri berdiri Grand Giudecca.

St Peter’s Square di Vatikan pun sepi pelancong karena adanya himbauan untuk tidak mendatangi tempat publik itu sampai 3 April nanti.

vatikan yang sepi karena korona

Giuseppe Conte Perdana Menteri Italia menghimbau sebagian besar kota di Italia, terutama Kota Veneto, Lambordi, dan daerah Utara Italia untuk diisolir di tengah merebaknya ancaman virus corona yang melanda negeri itu.

Tindakan tegas ini diambil setelah adanya kenaikan jumlah kasus pasien tertular virus Corona. Terdapat lebih dari 10 ribu kasus Corona yang telah menginfeksi warga Italia dan dari jumlah tersebut 463 orang telah meninggal.

Otoritas Italia memerintahkan masyarakat untuk tidak keluar rumah mereka demi menghindari penularan virus.

Kecuali kalau keadaan darurat seperti pekerjaan yang sifatnya mendadak atau terkait perihal kesehatan yang dibolehkan untuk keluar-masuk kota.

Dampat pada menduduk italia?

Pihak berwenang juga telah melarang hampir seluruh pertemuan publik dan menunda pertandingan sepak bola seperti liga italia demi menghindari meluasnya wabah virus Corona.

Keputusan darurat itu sangat berdampak pada 61 juta jiwa penduduk Italia.

Akibat dari isolasi di berbagai daerah ini, banyak warga Italia mulai mengantri berbelanja persediaan kebutuhan pokok di supermarket karena takut tidak bisa keluar rumah.