Mau Beli Sleeping Bag? Ini beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum membeli.

0
146

Mau naik gunung atau pergi camping ke suatu tempat Sleeping Bag adalah barang yang wajib untuk anda bawa. Ada banyak pertimbangan dalam hal memilih SB terutama masalah tempat dan beratnya, Sementara biasanya pada ransel atau pun carrier kita fokuskan untuk me minimalisir berat dan tempat.

Disisi lain Sleeping Bag untuk camping keluarga atau kita biasa juga menyebutnya camping ceria aspek utama yang di pertimbangkan selalu tentang kenyaman saat digunakan. Jenis SB apa yang tepat untuk kamu?

Disini akan kita bahas lebih detail.

Perhatikan Rasio Tempratur pada Sleeping Bag

Woman in sleeping bag on the mountain

Rasio tempratur pada sleeping bag biasanya tertera pada kemasan ataupun labelnya, berfungsi menginformasikan nilai suhu udara minimal sleeping bag tersebut mampu memberikan kehangatan bagi penggunanya. Misalnya pada label bertuliskan “20-degree bag” itu berarti SB tersebut masih nyaman di gunakan pada suhu 20°F atau sekitar -6° C , Oh iya rata rata satuan suhu yang tertera pada label SB pakai satuan Fahrenheit yah sob.

Berdasarkan pada suhu Sleeping Bag biasanya di kategorikan seperti ini:

Tipe SB Rating Suhu (°F)
Musim Panas+35° atau lebih tinggi
Musim Hujan+10° sampai +35°
Musim Salju+10° atau lebih rendah

Catatan: Kebanyakan SB yang di jual berkisar di +15°F  Sampai +50°F

Pilihlah SB yang mempunyai rating tempratur sedikit lebih rendah dari suhu rata rata medan yang akan kamu hadapi. Click To Tweet

Tips: Pilihlah SB yang mempunyai rating tempratur sedikit lebih rendah dari suhu rata rata medan yang akan kamu hadapi. Sehingga jika suhu udara berubah menjadi lebih rendah, SB yang kamu gunakan tetap bisa diandalkan, sementara jika suhu udara jadi lebih tinggi, kamu tinggal membuka resleting SB untuk memberikan sirkulasi udara pada tubuhmu.

Sleeping Bag berdasarkan pada bentuknya

Sleeping Bag memberikan rasa hangat bagi pemakainya berdasarkan cara kerja mengisolasi seluruh tubuh sehingga udara yang ada di dalam SB menjadi hangat. Tentunya bentuk SB sangat berpengaruh terhadap seberapa cepat atau seberapa efisien sebuah SB memberikan kehangatan maksimal kepada pemakainya. Berdasarkan bentuk kita kategorikan menjadi 4 bentuk:

Rectangular

Sleeping bag Rectagular atau model persegi panjang adalah jenis yang paling umum dan paling banyak digunakan saat ini untuk keperluan camping keluarga, atau camping di pantai. Yang perlu kamu perhatikan saat memilih jenis ini adalah letak resletingnya sesuaikan dengan kebiasaanmu.kalau kamu kidal pilih reseting yang berada di sebelah kiri, sementara sebaliknya untuk pengguna regular.

Semi Rectangular

Sleeping bag jenis ini bisa digunakan baik pada saat camping biasa ataupun pada saat mendaki gunung. Desain yang meruncing pada bagian bawah menawarkan kehangatan dan efisiensi yang lebih dibandingkan model Rectangular. SB jenis ini cocok buat kamu yang tendanya lapang atau tidurnya gelisah alias banyak goyang.

Mummy

Sleeping Bag Jenis Mummy cocok digunakan untuk nanjak gunung, atau di suhu yang sangat dingin. Model ini sempit di kepala terkadang juga lebar pada bagian pinggang sehingga mampu memberikan kehangatan maksimal ke seluruh tubuh. Cocok buat kamu yang punya tenda sempit dan tidak banyak goyang saat tidur.

Double Wide

Adalah jenis SB yang modelnya sama seperti Rectangular tapi dalam ukuran double, SB jenis ini dirancan untuk digunakan berdua. SB jenis ini cocok buat kamu yang camping sama pasangan.

Tipe Isolasi/Penyekat pada Sleeping Bag

  • Sintetic Insulation

Jenis isolasi ini yang paling umum di gunakan pada sleeping bag, alasanya berada pada harganya yang murah dan kinerjanya yang cukup kuat. Biasanya terbuat dari bahan Polyester, Jenis sintetis banyak kelebihan, diantaranya: Cepat kering, dan tetap mampu memberikan rasa hangat meskipun dalam keadaan basah. Jenis ini tidak perlu perawatan khusus, namun demikian jenis ini banyak memakan space, tentunya menjadi bahan pertimbangan saat kamu mamasukkannya kedalam list bepergianmu.

  • Goose-Down Insulation

Sebagai alternatif SB yang menawarkan ketahanan lebih lama dibandingkan dengan bahan jenis sintetis. Tingkat kompresi dari bahan ini juga lebih tinggi, sehingga tidak memakan banyak tempat saat dipacking.

  • Water Resistant Down Insulation

Kekurangan dari bahan jenis ini adalah akan kehilangan daya isolasinya saat basah. Untuk menghindari masalah ini, sebagian SB tipe ini telah di poles dengan bahan anti lembab. biasanya terbuat dari bulu angsa

Fitur tambahan pada sleeping bag yang perlu jadi pertimbangan

  • Sleeping Bag Sheel & Lining

Bagian luar pada sleeping bag biasanya terbuat dari bahan Ripstop, Nilon, ataupun Polyster untuk ketahanannya. Biasanya banyak yang menggunakan lapisan Durable water repellent (DWR). DWR memungkinkan air mengalir, dan tidak meresap kedalam kain. Cara kerjanya mirip seperti daun talas saat ditetesi air.

  • Sleeping Bag Hood

Berkemah di suhu dingin? Kamu akan kehilangan banyak panas melalui kepala. Pertimbangkan SB jenis semi rectangular dengan Hood bawaan. Beberapa Hood terdapat  saku bantal yang dapat kamu pakai untuk membuat bantal.

  • Stash pocket

Atau saku penyimpanan, berguna menyimpan benda benda kecil seperti jam, MP3 Player, ataupun ponsel sehingga tidak jauh dari jangkauan tanganmu.

  • Sleeping Pad Sleeve

Pada beberapa SB, isolasi bawah telah diganti dengan lengan agar sesuai dengan pad tidur. Hasilnya: tidak ada lagi bergulir dari pad tidur di tengah malam!

Itulah beberapa tips saat memilih SB, semoga bermanfaat. Ingat, Safety selalu jadi yang utama yah sob.

Lihat Juga:  Berani Coba? 5 Tips Hemat Liburan Ke Jepang Untuk Backpacker!