Tips Mengarahkan Anak Untuk Menjadi Wirausaha

Tips Mengarahkan Anak Untuk Menjadi Wirausaha

Tips Mengarahkan Anak Untuk Menjadi Wirausaha, untuk membentuk jiwa wirausaha anak sejak dini, dibutuhkan peran orang tua untuk mengarahkan dan membimbing anak serta memberikan motivasi sekaligus melecutkan daya kreativitas anak.

Semua ini tak mungkin terbentuk dalam sekejap, tetapi membutuhkan waktu dan proses untuk mewuhudkannya. Agar anak tak merasa terbebani lakukan proses pengarahan ini dengan cara yang fun.

Anak adalah ‘peniru’ handal orang tua. Jika orang tua memberikan contoh yang positif, tentunya anak akan ‘meniru’ hal positif tersebut.

Komunikasikan pula tentang nilai uang pada anak sejak dini, sehingga mereka paham darimana uang itu berasal dan bagaimana mengatur uang yang ada. Mengatur penggunaan uang tidak berarti anak belajar untuk menjadi pelit.

Tetapi agar lebih bijaksana dalam mengelola uang tersebut. Pemahaman ini akan sangat bermanfaat bagi anak dikemudian hari ketika nanti anak mampu memilah mana yang menjadi kebutuhannya dan mana yang hanya berupa keinginannya saja.

Dalam artikel ini, orang tua bisa mengenalkan kepada anak tentang pemahaman nilai suatu produk dengan menghitung secara sederhana biaya-biaya apa saja yang dikeluarkan, termasuk waktu yang mereka upayakan hingga produk tersebut berhasil dijual.

Lihat Juga:  Kiat-Kiat Wirausaha Sebagai Chefpreneur

Cara ini memberikan pelajaran hidup sekaligus dasar-dasar bisnis sederhana pada anak.

Berikut Tips Mengarahkan Anak Untuk Menjadi Seorang Wirausaha:

  • Ajarkan anak bagaiman menentukan dan meraih tujuannya. 

Buatlah daftar dan tulis tujuan apa saja yang diraih. Lakukan ini sebagai kegiatan yang menyenangkan dan menarik. Tujuan yang dituliskan. Umumnya akan dapat mencapai setidaknya 80% di antaranya, daripada tujuan yang hanya dibicarakan.

Selain itu, drngan memiliki daftar tujun, berarti anak memahami terget-terget seperti apa yang ingin mereka capai.

  • Ajari anak untuk jeli melihat peluang dan bagaimana cara bertindak untu mendapatkannya.

Lakukan dengan cara sederhana melalui pengamatan pada lingkungan sekitar. Biasakan anak untuk menciptakan solusi yang positif terhadap permasalahan yang muncul, daripada fokus pada masalah itu sendiri.

Kebiasaan ini akan memunculkan ide-ide yang menguntungkan bagi masa depan mereka nanti.

  • Ajarkan anak kemampuan untuk menjual karena kemampuan menjual penting dalam segala jenis usaha.

Keahlian menjual akan berguna bagi anak suatu hari nanti. Ajarkan anak untuk memulai usaha dalam  skala kecil terlebih dahulu. sebagai contoh, mendorong anak untuk memulai proyek-proyek kecil

seperti menjual mainan-mainan lama mereka atau menjual hasil kerajinan tangan maupun cemilan buatan sendiri. Dampingi mereka mulai dari saat menentukan harga hingga saat penjualan berlangsung.

Lihat Juga:  Tiga Hal Utama Dalam Dunia Wirausaha Anak
  • Ajarkan pemahaman mengenai keungan sejak dini. 

Cara paling sederhana adalah dengan membukakan rekening tabungan untuk anak.

  • Ajarkan anak semi pemasaran karena pembeli adalah kunci dari kesuksesan suatu usaha.

Cara termudah adalah dengan mengamati iklan-iklan di berbagai media dan buatlah tanya-jawab dengan anak mengenai apa yang menarik dari iklan tersebut. Lalu, memotivasi mereka untuk menciptakan bahan-bahan pemasaran mereka sendiri untuk produk yang ingin mereka jual.

  • Tanamkan pada anak bahwa kegagalan dapat menjadikan suatu hal hebat jika pelajaran positif bisa didapatkan dari kegagalan tersebut.

Cara sederhana untuk mengajarkan hal ini adalah dengan tidak menghukum anak jika anak mengalami kegagalan.

Selain itu, ajak anak untuk mendiskusikan faktor-faktor apa yang menyebabkan kegagalan tersebut sehingga melahirkan ide-ide untuk mencegah terulangnya kegagalan tersebut.

  • Ajaran anak untuk memiliki kemampuan berkomunikasi dengan efektif, sopan dan profesional. 

Komunikasi yang efektif meningkatkan semua bentuk hubungan. Usaha yang sekses biasanya membutuhkan kemampuan seseorang untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang lain.

Cara termudah adalah dengan mengajarkan anak untuk memandang mata lawan bicara, berbica di telepon dengan pelan, jelas, dan sopan, serta menulis surat/e-mail dengan bahasa yang sopan dan tanpa singkatan agar pesan yang dikirim komplet.

  • Tanamkan jiwa senang membantu orang lain pada anak. 
Lihat Juga:  Kiat-Kiat Wirausaha Sebagai Chefpreneur

Seni memberi mampu menciptakan kebahagiaan. caranya, diskusikan bersama anak tentang wirausaha yang bisa menunjang kegiatan sosial bagi sesama.

Jelaskan pula kepada anak, konsep mengenai bagaimana bisnis-bisnis hebat mampu meningkatkan taraf kehidupan banyak orang.

  • Tanamkan sifat mandiri untuk menciptakan rasa percaya diri pada anak. 

Cara termudah untuk menanamkan kemandirian pada anak adalah dengan mengajak anak berdiskusi bagaimana cara mendapatkan uang malalui usaha sendiri, ketika mereka ingin membeli sesuatu.

  • tanamkan jiwa pemimpin sejak dini pada anak, sekaligus mampu berfikir out of the box serta menciptakan solusi unik dari setiap permasalahan. 

Cara sederhana adalah dengan memotivasi anak untuk tampil dalam acara-acara keluarga atau ikut kegiatan di sekolah seperti kegiatan olaraga, latihan musik, dan sebagainya.

Dengan pengalaman yang semakin banyak serta kemampuan berekspresi yang ia miliki, rasa percaya diri sebagai pemimpin akan meningkat dan kemampuan berfikir secara out of the box pun akan terlatih.